Rabu, 27 Agustus 2014

Paling Woow —  Apabila kamu memiliki kesempatan berkunjung ke Bandung, kamu akan melewati sebuah gedung yang menjadi ikon ibukota Jawa Barat itu yaitu Gedung Sate. Telah sejak lama gedung yang berdiri semenjak masa Hindia Belanda itu menjadi saksi sejarah salah satu kota metropolitan di Indonesia. Selain menjadi saksi sejarah, ternyata Gedung Sate juga menyimpan beragam kisah mengerikan yang dipercaya oleh banyak orang disana mengenai keberadaan sosok makhluk tak kasat mata. 
10 Kisah Horor Paling Seram Tentang Gedung Sate di Bandung
Gedung Sate
Mungkin salah satu faktor penyebabnya adalah Gedung Sate sudah menjadi gedung tua yang kokoh. Oleh karenanya para hantu gemar mendiami gedung tua itu. Dirangkum dari berbagai sumber, ini dia beragam kisah angker paling mengerikan yang ada di Gedung Sate. Satu hal yang pasti, tatkala membaca cerita horor ini, dapat dipastikan kamu akan langsung merinding. Harap segera mengunci pintu rapat-rapat jika tidak ingin hal buruk terjadi.

1. Ada Pasukan Dari Kerajaan Jin
Apabila berbicara mengenai keberadaan makhluk astral atau sosok tak kasat mata memang tak semua orang dapat mempercayai hal tersebut. Sama halnya dengan keberadaan pasukan kerajaan jin yang acap kali ada di area belakang Gedung Sate. Biasanya, jika di malam dini hari yang dingin tiba-tiba daerah belakang Gedung Sate itu muncul kabut tebal misterius yang dipercaya itu adalah pasukan kerajaan jin. Bagaimana menurutmu, apakah kamu ingin langsung membuktikan tentang kebenaran pasukan dari kerajaan jin ini?

2. Penampakan Hantu Neng Siti
Sebuah kisah dialami seorang wanita yang pernah melintasi area belakang Gedung Sate dengan mobilnya. Kala itu, hari sudah malam dan kondisi sangat sepi dan dengan tiba-tiba wanita itu dikejutkan dengan seekor binatang yang melintasi jalan dan hampir dia tabrak. Anehnya meski sudah di-klakson, hewan itu hanya diam saja dan wanita yang kesal itu akhirnya keluar dari mobil untuk mengusir si hewan. Betapa kagetnya saat tiba-tiba hewan mirip angsa itu langsung berubah menjadi wanita menyeramkan yang konon dipercaya warga sekitar bernama Neng Siti. Konon, dulunya Neng Siti adalah pembantu orang Belanda yang ditinggal kekasihnya dan akhirnya memutuskan gantung diri di rumah area belakang Gedung Sate dan acap kali menghantui siapa saja yang melintasi jalan belakang Gedung Sate.

3. Masih Ada Jenazah Yang Tertinggal
Ada sebuah tugu yang terbuat dari batu alam di halaman depan Gedung Sate. Tugu itu bertulis, "Dalam mempertahankan Gedung Sate terhadap serangan pasukan Gurkha tanggal 3 Desember 1945, tujuh pemuda gugur dan dikubur oleh pihak musuh di halaman ini. Bulan Agustus 1952 diketemukan jenazah Suhodo, Didi, dan Muchtarudin, yang dimakamkan kembali di Taman Makam Pahlawan Cikutra. Jenazah Rana, Subengat, Surjono, dan Susilo tetap berada di sini." Dipercaya sampai saat ini masih ada jenazah yang terkubur di Gedung Sate yang membuat beberapa penjaga sering merasakan kehadiran sosok pemuda berpenampilan kuno berjalan-jalan di area gedung ketika hari sudah gelap.

4. Pohon Besar Angker
Di halaman belakang Gedung Sate atau sebuah pohon besar. Yang konon katanya tumbuh di sana dengan sebuah maksud selain memang membuat kondisi sejuk. Banyak yang percaya jika pohon besar itu adalah tempat mukim sosok makhluk halus penguasa Gedung Sate.
Hal ini dipercaya para pedagang di seputar Gedung Sate yang selalu mewanti-wanti untuk tidak berbuat sembarangan di Gedung Sate, terutama bagian pelataran belakang. Pernah ada seorang pedagang yang tak sengaja buang air kecil di dekat pohon besar itu dan dia mengalami gangguan tak masuk akal selama 4 hari. Kamu percaya?

5. Ada Kakek Misterius Penunggu Gedung
Sebagai gedung kuno yang sudah berdiri hampir sepuluh dekade, Gedung Sate dipercaya memiliki sosok makhluk halus penunggu yang disebut-sebut memiliki sosok kakek botak dengan jenggot panjang menyentuh tanah. Keberadaan si kakek penunggu itu juga diyakini para penjaga malam di Gedung Sate. Seperti apa yang pernah dialami seorang penjaga di suatu malam tahun 1991 silam. Saat itu sang penjaga malam yang hendak tidur tiba-tiba mendengar kaca pos jaga digedor-gedor dan melihat sosok si kakek misterius itu di sana yang dengan sekejap menghilang. Lebih seramnya lagi tak hanya sang penjaga, sebab beberapa karyawati juga pernah melihat seorang kakek tua berjalan tertatih-tatih melintas depan ruang kerjanya menuju toilet namun saat dikejar beberapa detik kemudian sosok itu lenyap tak berbekas. Kuat dugaan, sosok si kakek misterius itu juga acap kali membuat kekacauan di ruang sub-humas. Mengenai benar atau tidak, ada baiknya untuk langsung menanyakannya pada semua karyawan di Gedung Sate nanti tatkala kalian berkunjung kesana.

6. Museum Pos Berhantu
Tatkala berbicara perihal Gedung Sate tentu tak lepas dari Museum Pos Indonesia yang memang terletak di belakang Gedung Sate. Kerap kali orang-orang menilai museum sebagai bangunan menyeramkan bahkan di siang hari dan itulah yang terjadi pada museum Pos Indonesia ini. Dipercaya, museum ini memiliki ruang bawah tanah gedung penuh dengan patung-patung yang jika diperhatikan selalu menatap ke pengunjung. Tak hanya menatap, patung-patung itu dipercaya bisa hidup di malam hari. Berniat membuktikan? Sesekali cobalah untuk memberanikan diri berjalan-jalan di sana saat malam hari.

7. Sosok Kuntilanak Berbaju Merah
Gedung kuno yang acap kali sepi tak berpenghuni di malam hari ini seakan menambah kesan teramat mengerikan. Tak hanya di dalam gedung, area jalan sekitar Gedung Sate juga acap kali membuat bulu kuduk merinding karena menjadi saksi atas kehadiran sosok-sosok makhluk astral. Seperti apa yang pernah dialami seorang pemuda yang melintasi jalanan Gedung Sate di malam hari. Saat itu sang pemuda yang naik sepeda motor sendiri melintasi jalanan sekitar Gedung Sate dini hari merasakan boncengan motornya berat dan dia baru menyadari ada sosok kuntilanak berbaju merah di sana dengan penampilan mengerikan yang konon dipercaya itu adalah korban tabrak lari di sana.

8. Adanya Lorong Rahasia
Telah banyak warga yang mempercayai bahwa ada lorong bawah tanah Gedung Sate yang berhubungan dengan Gedung Pakuan yang menjadi rumah dinas gubernur Jawa Barat. Menurut mitos yang beredar, lorong misterius itu sengaja dibangun di masa penjajahan Belanda. Apalagi ada salah satu ruang di lantai dasar Gedung Sate yang tak pernah dibuka yang semakin membuat orang penasaran. Meski begitu pihak Gedung Sate selalu membantah kabar lorong misterius itu. Usut punya usut, ternyata lorong itu ditutup selama-lamanya karena kisah mengerikan soal tawanan perang yang tewas dan membusuk di sana yang semakin membuat suasana menjadi angker. Bagaimana, apakah kamu mempercayainya?

9. Sosok Dedemit Penunggu Gedung
Gedung peninggalan Belanda ini sekarang menjadi Kantor Pemerintah Dati I Jawa Barat atau Gubernuran. Akrab disebut Gedung Sate. Terletak persis di sisi lapangan Gazibo. Arsitekturnya unik. Sementara di atas bangunan kantor itu terdapat cor-coran menyerupai daging dan tusuknya. Tapi belum ada yang memastikan apakah ‘tusuk sate’ itu asli peninggalan Belanda atau bukan. Seperti halnya bangunan kuno lain, Gedung Sate menyimpan banyak misteri. Oleh karena fungsinya sebagai kantor pemerintah, maka di dalam gedung tersebut jelas pekat dengan urusan politik. Dipercaya komando tertinggi jagad maya di gedung tersebut diawaki kakek botak dengan jenggot panjang hingga menyentuh tanah. Apa pangkatnya di jagad dhemit memang belum jelas. Tapi dialah dhedhengkot di gedung itu. Sebagai ‘komandan dhemit’ tentu saja kakek berjenggot harus menjaga kewibawaannya dengan keras. Antara lain dengan mengusili karyawan (manusia) di kantor tersebut berkali-kali.

10 Hantu Berwajah Rata
Di tempat berdirinya Gedung Pusat PT Telkom sekarang ada Lapangan Hockey. Dulunya penjaga lapangan itu pernah cerita, suatu tengah malam dia membeli sate di daerah Lapangan Gasibu sekarang. Pada saat si tukang sate mendekat, si penjaga melihat bahwa si tukang sate mukanya rata. Tidak ada hidung dan tak ada Mata. Polos, Rata! Dengan ketakutan si penjaga lari terbirit-birit. Ketemu tukang becak yang sedang istirahat, dia berniat untuk berbagi cerita. Mendengar ceritanya, tukang becak itu membuka topi yang menutupi mukanya sambil berkata : "Rata seperti ini...???". Anehnya, muka si tukang becak juga rata. Akhirnya penjaga lapangan itu terus berlari dan setiap ketemu orang, semua mukanya juga rata. Menurut warga sekitar, cerita seram seperti ini memang sering terdengar dari orang yang berbeda

Bila Anda Mau Share Cerita Anda Kontak Kami
FB : Guntur Febrian  Email nya Sukaluyu.12
Hallo Nama Saya Guntur Febrian-
Kejadian Ini Baru 3 Hari yang Lalu Di Jalan Suci / Imigrasi
Di Situ Saya Sedang Berjalan Jam 8 Malam Belum Ada Rasa Takut Untuk Menagantarkan Makanan ke Sodara Saya, di JLN Mararajeun
Dan Setelah Sampai Di rumah Sodara saya Lalu Saya Berbincang Bincang Dulu Sesudah saya berbincang bincang Lalu Saya Tidak Menyadari Bahwa Sekarang Sudag Pukul 10 Malam
Lalu Saya Pulang Melewati Jalan Suci/Dpn imigrasi Dan Sesampai nya Di Situ Saya Mulai Merasa Aneh Karna Dari Kejauhan Saya Melihat Sekelebat Bayangan Hitam
Karna Jalan Raya Masih Ramai Jadi Saya Beranikan Diri Untung Berjalan
Setelah Itu Bayangan itu Mengilang, Lalu Saya Berjalan Di Dpn IMIGRASI
Nah Di Situ Saya Mulai Ke Takutan Dan Merasa Merinding.
Lalu saya Melihat Ke Kiri Dan Kekanan Melihat Kantor Itu Tapi Gk ada Apa apa
Dan Saya Melihat 2Kali Ke Kanan Ternyata Di Depan Saya Ada Sesosok Kepala Buntung Sedang Menatap saya Entah Gimna Saya Langsung Lari.,
Saya Melihat Itu Kepala Sedang Tergelepak Tanpa Badan Sontak Saya Lari :D
Setelah Itu Saya Mendengar Dari Sodara saya Ternyata Di Kantor Imigrasi Itu Dulu nya ada yang di bunuh Dan Di Buntungi Kepalanya -_-
Setelah mendengar Cerita itu saya jadi takut melewati jalan itu lewat jam 10 malam walau pun rame jalan nya :V Kecuali saya di temani Oleh 3 Orang Teman Saya Baru saya Berani

Bagi Kalian Yang Gk Percaya Kalian Coba Aja Kesana Bila Anda Penasaran
Dan Bagi Kalian Yang Mau Memberi Cerita Nyata Anda Beri Kepada Saya Saya Akan Share Kan
Kontak Ane FB : Guntur Febrian - Email Sukaluyu.12
Jalan raya di mana pun, utamanya di luar kota, pada ruas tertentu sering dinilai wingit. Dianggap menjadi tempat nyaman untuk ‘main-main’ arwah penasaran. Terutama di ruas-ruas jalan rawan kecelakaan. Misal jalan naik-turun amat tajam, jalan sempit tapi ramai, tikungan maut, persimpangan kereta api, jalan lurus panjang dan sebagainya. Mulanya jumlah arwah penasaran itu cuma satu dua, karena sering memakan korban, makin bertambah ‘penghuninya’. Tapi meski sudah banyak teman, ‘boneka’ cilik di Jl Babakan Siliwangi Bandung, suka mengganggu pemakai jalan.
TEMPAT angker ada di mana saja. Tak terkecuali di ruas jalan bekas terjadinya kecelakaan yang menelan korban nyawa manusia. Kalau kejadiannya amat mengerikan, sampai ada korban hancur sewalang-walang tubuhnya, misalnya, bisa saja arwahnya terus penasaran mencari sisa-sisa tubuhnya yang belum ketemu. Kalau arwah tersebut kebetulan tensinya meninggi bisa saja lalu mencari sasaran lain, misal pemakai jalan di ‘wilayahnya.
Seperti yang terjadi di jalan Babakan Siliwangi Bandung belakangan. Banyak pengendara enggan melewati jalan itu di malam hari. Terutama setelah santer terdengar jalan itu makin wingit. Di jalan terusan menuju Bogor itu kerap muncul hantu ‘boneka’ yang suka memperlihatkan diri kepada pemakai jalan.
Apalagi bila saat melewatinya membawa anak kecil. Biasanya, yang lebih dulu melihat ‘boneka’ itu adalah si anak. Menurut cerita beberapa warga, suatu malam hantu itu pernah melayang-layang di tengah keramaian jalan. Hantu itu berbentuk boneka panda kecil. Menurut cerita warga di sekitar lokasi, boneka itu adalah milik gadis kecil bernama Uci usia 2 tahun yang meninggal akibat tabrak lari pada tahun 1981.
Ketika itu, Uci kecil manis sedang bersama keluarganya akan menikmati makan malam di jalan Siliwangi. Setelah memarkir mobil, keluarga itu lalu menyeberang ke sebuah rumah makan.
Tapi sampai di tengah jalan, dari arah Cihampelas melaju kencang sebuah mobil. Karena letak rumah makan persis berada di tikungan, maka sopirnya tak sempat menginjak rem. Tabrakan tak terelakkan. Keempat orang itu terpental dan mengalami luka parah ! Eh, pengemudi tidak turun menolong, tapi malah tancap gas!
Selama dalam perawatan di rumah sakit St Carolus Bandung, Uci kecil terus mengigau mencari boneka panda kesayangannya. Boneka itu sedang didekap saat terjadi kecelakaan. Keluarga Uci pun berusaha mencarinya. Namun tidak pernah ketemu. Seminggu dalam perawatan, Uci yang kemudian koma, akhirnya menghembuskan nafas terakhir.
Sejak kecelakaan itu, jalan Babakan Siliwangi hingga sekarang sepi dari pengguna jalan. Hal ini pun berdampak pada restoran Siliwangi. “Restoran ini jadi sepi, tidak seperti dulu. Dulu terkenal enak makanannya, nyaman suasananya.
Tapi sekarang terkenal angkernya. Orang jadi enggan ke sini,” kata Wahyu karyawan restoran Siliwangi.
Menurut Wahyu, hantu itu malah sering mengganggu di lingkungan restorannya. Juga malang melintang di Jl Babakan Siliwangi. Padahal jalan itu satu-satunya ruas menuju restoran tempat Wahyu bekerja. “Pertama mengganggu juga di restoran ini,” katanya. Ceritanya, boneka panda kecil berwarna coklat tiba-tiba berada dalam ruangan menjelang restoran tutup lepas tengah malam.
Dikira boneka tertinggal milik tamu, lalu Wahyu akan mengambilnya untuk disimpan. Tapi Wahyu kontan njenggirat ketika boneka itu bisa turun sendiri dari kursi dan kemudian berjalan santai keluar.
Beberapa hari setelah kejadian itu, Rochim, juru parkir restoran tersebut, juga disatroni hantu boneka panda. Ketika dia akan menutup pintu gerbang halaman parkir, dia melihat boneka panda tergeletak. Ketika akan diambil, lhadallah, boneka itu bisa njrunthul. Rochim terkesiap. Apalagi setelah melihat boneka itu berlari menghampiri seorang gadis kecil. Setelah dekat boneka itu pun langsung didekap si gadis.
Meski masih dihantui rasa takut, Rochim iba ketika melihat gadis cilik cantik itu menangis menyayat hati. “Siapa saja yang mendengar tangisannya pasti akan trenyuh,” katanya. Gadis itu tiba-tiba menghilang. Dengan perasaan takut Rochim cepat meninggalkan halaman parkir.
Beberapa sumber mengatakan, boneka milik Uci yang gentayangan sebenarnya tidak bermaksud untuk mengganggu pengguna jalan Babakan Siliwangi. Kemunculannya yang hampir tiap hari dinilai untuk memperingatkan kepada setiap pengguna jalan agar berhati-hati bila lewat tikungan tesebut. Sebagian lagi mengatakan, pemunculan boneka panda antara lain untuk mencari tuannya. Banyak orang menuturkan pengalamannya, pernah ditemui hantu boneka itu saat makan di Restoran Siliwangi. Tak sedikit anak-anak para pengunjung restoran itu mengaku sering melihat gadis kecil sedang menangis sambil memeluk boneka panda. Yang membuat trenyuh, malah ada anak seorang tamu sampai menangis saat bercerita kepada orangtuanya. Anak itu mengira gadis cilik yang berada di bawah pohon di tikungan Jl Babakan Siliwangi adalah gadis yang sedang hilang.

Sumber : harian pos metro balikpapan